Contoh Teks Observasi Lengkap Beserta Ciri dan Struktur yang Benar

Teks Observasi

Dalam sebuah penelitian, observasi merupakan suatu metode yang digunakan oleh seorang peneliti untuk mengumpulkan data yang digunakan untuk menunjang berlangsungnya sebuah penelitian. Lain halnya dengan teks observasi dimana berisi tentang paparan hasil observasi yang telah dilakukan secara objektif serta sistematik sesuai dengan fakta sekaligus kenyataan yang ada di lapangan.

Biasanya teks observasi ini akan memuat dan menjelaskan objek secara menyeluruh seperti ciri-ciri khusus hingga beberapa sifat umum serta sifat khusus yang dimiliki oleh objek penelitian. Objek penelitian yang dimaksud disini bisa bervariasi, mulai dari tumbuhan, hewan, manusia, benda hingga beragam peristiwa yang sudah terjadi di muka bumi ini.

Perlu diketahui bahwa tujuan utama adanya teks observasi adalah untuk menyampaikan segala hal yang berkaitan dengan informai mengenai klasifikasi jenis-jenis objek tertentu yang diteliti secara objektif. Namun perlu ditekankan bahwasannya segala kriteria dari hasil pengamatan yang dilakukan secara sistematis dan objektif tersebut mampu memcecahkan segala masalah serta persoalan yang berupa hipotesis yang sudah ada sebelumnya.

Nah bagi yang hendak melakukan sebuah penelitian akan suatu objek dan bingung mencari referensi terkait contoh teks observasi yang baik dan benar. Pada kesempatan kali ini kami akan share terkait contohnya lengkap dengan ciri-ciri teks observasi serta struktur pembentuknya. Tak perlu berlama-lama lagi langsung saja inilah ciri-ciri serta struktur dalam contoh teks observasi.

Ciri-Ciri Teks Observasi

Contoh Teks Observasi
Contoh Teks Observasi
  1. Harus real

Segala kesimpulan yang tertuang dalam teks observasi harus berdasarkan pada kenyataan yang sistematis dan objekstif sesuai dengan kondisi di lapangan. Pasalnya nantinya hasil kesimpulan dari observasi yang Anda lakukan ini akan dimintai bertanggung jawaban keabsahannya secara relevan.

  1. Bersifat objektif

Sudah dijelaskan pada paragraph sebelumnya, bahwa teks observasi yang tersirat dalam contoh teks observasi harus merujuk pada sesuatu hal yang pasti dan apa adanya. Sehingga data yang Anda gariskan pada teks observasi nantinya benar-benar real dan tidak dibuat-buat keabsahannya.

  1. Harus ditulis lengkap dan sempurna

Upayakan teks observasi yang dibuat sudah mencakup seluruh kriteria dari suatu hal yang diobservasi secara jelas dan detail. Selain memberikan informasi yang gamblang kepada audient tentunya dapat membantu audien dalam memahami teks observasi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

  1. Tidak mengandung penyimpangan, prasangka serta pemilahan

Hindari pemilihan kata yang merujuk pada unsur penyimpangan berprasangka buruk serta pemilihan terhadap kriteria yang positif dengan kriteria negative. Pasalnya hal tersebut mampu mempengaruhi hasil akhir dari teks observasi yang akan Anda buat menjadi tidak valid dan objektif.

  1. Disajikan dalam bentuk yang menarik

Untuk mempermudah pembaca dalam memahami teks audient yang Anda buat, alangkah lebih baiknya gunakanlah bahasa yang jelas dan runtut. Imbangi juga dengan isi yang berbobot dengan susunan yang logis.

Pada dasarnya teks observasi memiliki kesamaan dengan jenis teks diskriptif, hanya saja ada beberapa hal yang menjadi pembeda dan membuat keduanya saling bertolak belakang. Umumnya contoh teks observasi yang dapat dengan mudah ditemukan pada situs-situs internet ini akan menyajikan suatu hal secara umum yang berdasar pada kenyataan dan fakta yang sejatinya di lapangan tanpa diimbangi dengan opini atau pendapat dari sudut pandang penulis.

Lain halnya dengan teks diskriptif dimana artikel ini biasanya menyampaikan sesuatu hal yang bersifat khusus yang unik dan individual dengan menggambarkan secara detail pandangan dari sudut pandang penulis.

Struktur Teks Observasi

Pada umumnya struktur contoh teks observasi cukup simpel yang terdiri atas tiga sub-bab saja dimana setiap sub-bab memiliki perannya masing-masing. Nah ketiga struktur teks observasi tersebut diantaranya adalah pendahuluan, isi dan penutup.

Pada bab pendahuluan biasanya penulis menyajikan latar belakang serta klasifikasi secara umum atas penelitian yang dilakukan. Sedangkan pada isi teks observasi ini memaparkan seluruh hasil observasi yang dilakukan secara jelas yang kemudian disimpulkan pada bab selanjutnya secara ringkas.

Itulah info terkait contoh teks observasi lengkap dengan ciri-ciri serta struktur pembentuknya yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini membantu Anda dalam membuat teks observasi yang baik dan benar.

Author: paperlivia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *