Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap Beserta Bacaan Doa dan Langkahnya

Tata Cara Sholat Dhuha 1

Langkah shalat dhuha sebenarnya sama seperti sholat-sholat sunnah pada umumnya. Yang biasanya terdiri dari dua atau lebih rekaat yang diakhiri dengan satu salam pada rekaat terakhirnya. Hanya saja ada beberapa hal yang menjadi pembeda antara tata cara sholat dhuha dengan beberapa sholat-sholat sunnah lainnya. Diantaranya adalah bacaan doa niat sholat sunnah, doa serta waktu pelaksanaannya. Umumnya waktu pelaksanaan sholat sunnah dhuha ini hanya berlangsung beberapa jam saja, yaitu sejak matahari terbit hingga matahari condong kearah barat.

Biasanya langkah sholat dhuha ini paling sedikit dikerjakan sebanyak 2 rekaat saja. Tetapi ada beberapa ulama yang memiliki pendapat bahwasannya tidak ada batasan jumlah rekaat dalam pelaksanaan sholat dhuha. Namun beberapa ulama juga berpendapat bahwasannya jumlah rekaat maksimal dalam sholat dhuha sebanyak 12 rekaat atau lebih hingga waktu pelaksanaan sholat dhuha habis.

Tetapi jikalau melihat jumlah rekaat sholat dhuha yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW terkadang beliau mengerjakan dengan jumlah rekaat sebanyak  4 rekaat. Namun pada kesempatan lain Rasulluah SAW juga kedapatan tengah mendirikan sholat dhuha dengan jumlah rekaat sebanyak 8 rekaat.

Langkah-Langkah Melaksanakan Sholat Dhuha

Nah bagi Anda yang belum mengetahui tata cara sholat dhuha yang baik dan benar menurut ajaran Nabi Muhammad SAW, sepertinya Anda masuk pada laman yang tepat. Pasalnya pada kesempatan kali ini kami ingin menyajikan beberapa informasi terkait langkah melaksanakan sholat dhuha yang baik dan benar sesuai dengan kaidah agama islam. Penasaran bagaimanakah tutorial sholat dhuha yang baik dan benar? Berikut adalah penjelasannya untuk Anda.

Membaca Niat

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Ada beberapa madzhab yang memiliki dua pendapat yang berbeda dalam melafazkan bacaan niat sholat dhuha ini. Seperti misalnya madzhab menurut Syafi’I dan Hambali yang menyatakan bahwasannya mengucapkan bacaan niat sholat dhuha ini dilakukan sebelum takbirotul ihram.

Namun sepertinya madzhab tersebut berbeda dengan pendapat dari Maliki dan Hnafi yang menyatakan bahwasannya mengucapkan bacaan niat sholat dhuha dilaksanakan sebelum mengangkat kedua tangan dan takbiratul ikhram.

Meskipun kedua pendapat ini berdiri dengan keteguhannya masing-masing yang jelas membacakan bacaan niat sholat dhuha sebelum melaksanakannya adalah suatu kewajiban guna mengingatkan hati supaya selalu khusyuk dan mantap saat menjalankan sholatnya.

Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut secara umum bacaan niat sholat dhuha dalam tata cara sholat dhuha yang baik dan benar adalah sebagai berikut:

“USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN LILLAAHI TA’AALAA”

Artinya: “Aku niat shalat sunnah dhuha dua rekaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala”.

  1. Kemudian dilanjutkan dengan takbiratul ikhram.
  2. Setelah itu baru melafazkan bacaan doa iftitah. Dalam tata cara sholat dhuha membacakan doa iftitah memiliki hukum sunnah, namun alangkah lebih baiknya lafazkan doa iftitah dengan seksama. Hal ini tak lain dan tak bukan adalah untuk menyempurnakan sholat sunnah yang dikerjakan.
  3. Selanjutnya jangan lupa untuk membaca surah Al-Fatihah.
  4. Kemudian diimbangi dengan bacaan Surah Ad-Dhuha pada rekaat pertama dan surah As-Syams pada rekaat kedua.
  5. Ruku dengan tuma’ninah.
  6. I’tidal dengan tuma’ninah.
  7. Sujud dengan tuma’ninah.
  8. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah.
  9. Sudut kedua dengan tuma’ninah dan kemudian dilanjutkan lagi dengan berdiri untuk melaksanakan rekaat yang kedua serta rekaat-rekaat berikutnya sesuai dengan keteguhan hati masing-masing umat muslim.
  10. Jangan lupa lakukan salam pada rekaat terakhir sholat dhuha yang dilaksanakan. Hal ini dimaksudkan supaya sholat yang Anda kerjakan diterima oleh Allah SWT sebagai amalan tambahan yang telah dilakukan.

Setelah selesai menjalankan tutorial sholat dhuha tersebut diatas secara seksama, maka sebelum mengakhirinya Anda diwajibkan untuk memperbanyak doa-doa kepada Allah SWT.

Keutamaan Sholat Dhuha yang Perlu Diketahui

Tata Cara Sholat Dhuha 3

  1. Pahala seperti orang bersedekah. Melaksanakan sholat dhuha secara rutin memiliki nilai yang tidak disangka-sangka, pahalanya sebanding dengan keutamaan bersedekah. Jadi, sedekah tidak harus dengan uang melainkan dengan sholat dhuha juga bisa. Meskipun begitu, bukan berarti anda menjadikan alasan sholat dhuha untuk tidak bersedekah. Bersedekah tetap harus anda laksanakan selagi mampu. Hal ini didukung dengan hadist nabi SAW yang berbunyi “Disetiap sendi seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan Alhamdulillah ) adalah sedekah,s etiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha sebanding dengan pahala semua itu”
  2. Kebutuhannya akan terpenuhi. Sholat dhuha yang dilakukan oleh seorang mukmin dapat menjadi pelancar rezeki anda. Salah satu keutamaan sholat dhuha adalah untuk meminta rezeki kepada Dzat Yang Maha Kaya. Allah juga menjanjikan kepada hambanya yang melaksanakan sholat dhuha apalagi jika dikerjakan secara rutin, Allah menjamin akan memenuhi semua kebutuhan hambah-Nya tersebut. Misalkan anda dihadapkan pada pilihan yang sulit, maka disarankan bagi anda untuk menunaikan sholat istikharah.
  3. Cepat mendapatkan Ghanimah. Orang yang senantiasa melaksanakan sholat dhuha akan memperoleh ghanimah atau keuntungan yang lebih cepat, semua itu atas izin Allah. Rasulullah juga pernah menimbang bahwasanya orang yang rutin melakukan sholat dhuha mendapatkan keuntungan yang lebih banyak daripada para mujahidin pada masa itu.
  4. Diberi hadiah oleh Allah berupa rumah di surga. Siapa yang tidak ingin mendapatkan rumah di rumah, semua orang mukmin pasti menginginkan itu. Untuk mendapatkannya, seorang mukmin cukup secara rutin melaksanakan sholat dhuha. Jadikan sholat dhuha sebagaimana anda melakukan sholat wajib.
  5. Menggugurkan dosa. Sholat sunnah ini juga dapat menjadi penggugur dosa. Semua orang pasti pernah berdosa, maka dari itu untuk mendapatkan ampunan dari Allah atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan, salah satu caranya adalah dengan melaksanakan sholat dhuha secara rutin.
  6. Mendapatkan pahala seperti haji dan umrah. Seorang mukmin yang sehabis melaksanakan sholat shubuh secara berjamaah kemudian ia duduk di masjid sambil mengingat Allah (dzikir) dan ketika memasuki waktu dhuha, ia melaksanakan sholat dhuha, maka ia mendapatkan pahala seperti haji dan umah. Wallahualam, semua keutamaan sholat dhuha tersebut sangat disayangkan jika kita meninggalkannya. Selagi kita masih diberi kesempatan bernafas, jangan sampai anda menyia-nyiakan kesempatan ini. Jadikan sholat dhuha sebagai pemberat amal ibadah anda nanti di hari Pembalasan.

Bagaimana apakah artikel tersebut diatas mengenai langkah melaksanakan sholat dhuha yang baik dan benar sudah bisa Anda resapi dengan seksama?

Nah itulah tadi penjelasan singkat terkait tata cara sholat dhuha yang baik dan benar yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi seluruh pembaca yang budiman. Pastikan anda tetap berkunjung di blog ini untuk mendapatkan berbagai informasi dan konten menarik. Terima kasih!

Author: paperlivia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *